Uncategorized

Copywriter Atau Content Writer?

Copywriter Atau Content Writer?

Jika Anda suka menulis, proses belajar tentang bagaimana cara menjadi content writer akan sangat mudah sekali. Anda hanya perlu mengetahui apa tugasnya dan bagaimana eksekusinya.

Namun, apakan Anda yakin ingin menjalani profesi ini? Membuka jasa content writer atau jasa penulis konten itu banyak gak enaknya. Harus lembur tiap malam, banyak habisin waktu di depan laptop, dan masih banyak lagi gak enaknya. Tetapi bagi banyak orang, pekerjaan ini menyenangkan.

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengetahuan tentang apa perbedaan antara content writer dan copywriter. Banyak orang yang menganggap keduanya itu sama. Awalnya memang sama tapi lama kelamanaan ada perbedaan yang sangat signifikan.

Sebenarnya, setiap orang bisa menjadi content writer atau copywriter. Apalagi jika sudah mengetahui pengetahuan tentang SEO. Pasti kalian akan menjadi seorang penulis artikel yang handal. Setidaknya yang perlu dikuasai adalah SEO Onpage optimization saja agar menjadi penulis konten yang hebat.

Lalu, apa perbedaan keduanya?

Content Writer

Tugas utama seorang content writer adalah untuk memberikan informasi kepada pembaca. Jadi, artikel yang ditulis harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pembaca.

Agar lebih ilmiah, menggabungkan dengan teori semiotik Roland Barthes. Ada kode hermeneutik dalam teori Semiotik ala Roland Barthes. Kode hermeneutik adalah kode yang membuat orang atau pembaca pertanya-tanya sehingga pembaca akan terus mencari tahu jawaban sampai akhir tulisan.

Kriteria tulisan yang dibuat oleh seorang content writer harus:

  • Informative
  • Educative
  • Engaging

Intinya, tulisan harus memberikan informasi yang dibutukan oleh pembaca, mendidik dan juga engage. Intinya, artikel harus membuat pembaca merasa terlibat sehingga pembaca akan terbawa dengan alur dari tulisan tersebut.

Copywriter

Sementara itu, tugas utama dari seorang copywriter itu membuat tulisan yang mampu membuat pembaca tertarik dan akhirnya membeli sesuatu. Pemilik toko online harus mampu menguasai teknik copywriting. Mudah sekali karena intinya ada tiga hal yang harus diperhatikan agar copywriting itu efektif

– Paragraf pertama menjelaskan apa yang dijual

– Paragraf selanjutnya menjelaskan keuntungan dan juga detail dari produk

– Paragraf terakhir berupa info bagaimana cara membeli produk tersebut.

Mudah bukan?

Akan tetapi, banyak sekali pemilik toko online yang tidak memiliki banyak waktu untuk membuat copywriting. Solusinya adalah bekejasama dengan copywriter freelance.

Jadi mau pilih yang mana? content writer atau copywriting?

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *